Home » » Cara Menghilangkan Lemak di Perut

Cara Menghilangkan Lemak di Perut

Written By Mira Aprilia on Thursday, 1 August 2013 | 15:49

Cara Menghilangkan Lemak di Perut 300x199 Cara Menghilangkan Lemak di Perut

Ketika badan mulai melar kita bingung mencari cara menghilangkan lemak di perut.  Kegemukan menjadi pemicu munculnya segala penyakit degenaratif. Penimbunan lemak yang paling banyak ada pada perut. Terutama pada kaum adam, terlihat jelas indikator obesitas dari perutnya yang membuncit. Jika perut sudah gendut, kondisi tubuh terasa lain, celana tidak ada yang cocok, semua jadi kesempitan. Gerakan jadi lamban, tak gesit dan mudah lelah.

Obesitas merupakan masalah yang kerap melanda manusia modern yang super sibuk, sehingga tak pernah mengurus diri sendiri termasuk memperhatikan apa yang dimakannya. Padahal kegemukan adalah awal dari mimpi buruk, dan ada serangkaian penyakit yang mengintai.

Maka dari itu jangan biarkan timbunan lemak diperut menjadi petaka bagi kesehatan Anda. Ayo cari cara menghilngkan lemak di perut.

Penyebab Kegemukan

Kegemukan bukanlah indikator yang menandakan manusia dalam kondisi sehat. Justru lemak yang tertimbunan dibawah kulit ini menandakan bahwa seseorang malas bergerak, ada yang berlebihan dalam mengonsumsi makanan.

Selain itu ada juga faktor genetis, yakni turunan dari orang tua sebelumnya, mempunyai bakat gemuk. Namun faktor ini relative, hanya orang tertentu. Tapi tak berarti orang yang tidak ada turunan gen gemuk, bebas dari kegemukan, lebih jelasnya berikut ini adalah faktor penyebab kegemukan:

•    Faktor Makanan

Faktor utama penyebab perut membuncit adalah pola makan yang salah. Maksudnya terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak seperti daging merah, makanan manis, keseringan ngemil. Selain itu makan malam yang kelewat larut, misalnya pada jam 21:00 ke atas ternyata bisa bisa membikin gemuk. Lantaran karbohidrat yang tak dikonversi ke energy akhirnya dijadikan gula dan lemak.

Contoh makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi antara lain daging sapi, daging babi, daging kambing, dan semua jeroan mamalia dan unggas juga mengandung kalori tinggi dan lemak. Selain itu semua makanan cepat saji menjadi biang keladi dari kegemukan.

Minuman ringan/softdrink terutama minuman soda adalah biang keladi pemicu kegemukan. Pada minuman ringan mengandung kadar gula yang lumayan tinggi.

•    Faktor Gaya Hidup

Faktor gaya hidup yang keliru juga mencetus kegemukan. Orang yang tak suka/malas beraktifitas fisik, sedangkan dia rutin mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak.   Padahal makanan sumber karbohidrat dipakai untuk sumber energy.

Jika terlalu banyak mengonsumsi nasi dan makanan berkalori tinggi lainnya, tanpa diimbangi dengan olah raga, atau aktivitas fisik lainnya. Sumber energi yang tak terpakai ini dikonversi menjadi lemak, dan ditimbun di sekitar perut dan lengan, betis dan pinggang. Bahkan lemak ini bisa menyelebungi jantung, hingga menyebabkan fungsi jantung terganggu.

Perut membuncit, dan pengin cepat langsing? Tak usah bingung ada banyak cara mengusir lemak dari perut. Semua tergantung dengan niat, disertai dengan kesungguhan dari Anda sendiri. Menghilangkan lemak di perut tak bisa dilakukan dengan sekejap mata, semua perlu proses. Berikut ini adalah sejumlah cara mengusir lemak:

•    Olahraga

Solusi menyusutkan perut adalah olahraga teratur. Olahraga bermanfaat membakar lemak dalam tubuh, tapi agar mendapatkan hasil yang baik, harus rutin dilakukan.

Jenis olahraga yang dianjurkan adalah jogging, push up rutin dua puluh kali, kemudian diselingi dengan sit up. Gerakan sit up bisa membakar lemak pada perut. Usahakan tiap pagi olahraga minimal 30 menit saja, sudah dicukup mengurangi lemak. Kalau tidak, Anda bisa berolahraga di fitness center seminggu tiga kali, tapi harus didampingi oleh instruktur yang paham tentang program perampingan tubuh.

Alternatif lain adalah renang, diyakini mampu mengurangi kadar lemak pada tubuh. Ketika renang semua anggota badan bergerak, sehingga mampu mengurangi lemak dan menguatkan fungsi jantung dan paru-paru.

•    Diet

Diet adalah agenda wajib bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Diet yang ideal untuk program penurunan berat badan adalah mengurangi konsumsi nasi, makanan berkalori tinggi seperti daging merah dan menghentikan ngemil.

Sumber karbohidrat alternatif adalah kentang atau nasi merah. Dua jenis makanan ini mempunyai kadar karbohidrat sama dengan nasi, tapi lebih rendah gula. Jadi aman dikonsumsi tanpa perlu kwatir kadar gula darah naik.

Selain itu perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, dua jenis sayuran ini mengandung serat tinggi yang berkasiat mengusir kolesterol jahat.

•    Pantangan

Selain diet juga ada pantangan yang wajib diperhatikan. Yakni menghentikan kebiasaan ngemil makanan ringan, karena makanan ringan menyebabkan kegemukan. Selain itu makanan ringan ternyata merugikan kesehatan, karena banyak mengandung bahan pewarna, perasa makanan dan bahan pengawet. Ganti cemilan Anda dengan buah-buahan segar, seperti apel, pir, dan jeruk.

Hentikan kebiasaan menyantap sate kambing, jeroan sapi, steak, dan burger, makanan seperti itu bisa merusak program diet Anda.

•    Minum Air Putih

Hentikan mengonsumsi minuman ringan, ganti dengan banyak minum air putih, minimal dua liter sehari. Air putih bermanfaat terhadap kelancaran sirkulasi darah, membantu kerja ginjal dan menjaga kesehatan organ dalam. Air putih juga bisa membantu kerja organ pencernaan dan membuang kotoran tubuh.

Jadi jangan remehkan air putih, sediakan selalu satu botol besar air putih dimana pun Anda berada, jangan malas minum walau sedang tak haus.

•    Sedot Lemak

Sedot lemak adalah alternatif terakhir mengurangi lemak diperut. Tindakan ini dilakukan apabila Anda kondisi tubuh Anda memang begitu gemuk, dan mengancam kesehatan. Tindakan medis ini terpaksa ditempuh, dan yang menangani operasi ini adalah dokter dan tim medis yang berpengalaman. Namun sifat ini hanya mengurangi sedikit kadar lemak dalam tubuh.

Pasien sedot lemak dibius total kemudian, dokter memasukan semacam bilah panjang yang ujungnya seperti jarum suntik. Benda ini berfungsi sebagai alat penyedot lemak, caranya bilah ini dimasukan dalam area yang akan disedot lemaknya, misalnya di perut, lengan, atau bagian bawah rahang.

Biaya sedot lemak lumayan mahal, dan menyakitkan. Selain itu setelah selesai sedot lemak, tak menjamin Anda bisa langsing terus. Jika tak menjaga pola makan dan malas berolah raga, bisa jadi lemak muncul lagi diperut Anda.

Penyakit Dibalik Kegemukan

Orang gemuk bukan orang sehat, jadi waspada ketika perut mulai buncit, calana jadi sesak. Maka itu tandanya Anda harus lebih giat olahraga dan mengurangi cemilan. Ada banyak penyakit yang mengintai dari timbunan lemak.

Penyakit yang bersumber dari kegemukan antara lain stroke atau penyumbatan pembuluh darah  pada syaraf otak. Stroke datangnya tiba-tiba tanpa disertai gejala-gejala dini, maka dari itu penyakit ini ibaratnya pembunuh dalam senyap.

Penyebab stroke adalah penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah, sehingga sirkulasi darah di syaraf otak terhambat. Akibatnya penderita stroke jadi sulit menggerakan tangan, kaki dan bicaranya terganggu. Kolesterol ini bersumber dari makanan yang tinggi kalori.

Selain stroke ada sejumlah penyakit lain yang tak kalah seramnya, seperti jantung koroner, diabetes militus, asam urat, dan masih banyak lagi. Maka dari itu selagi masih muda, harus hati-hati dalam menjaga pola hidup, menjaga makanan dan rajin olah raga.

Demikianlah sedikit tentang cara menghilangkan lemak di perut. Semoga tips di atas dapat bermanfaat.

Related posts:

Manfaat Jambu Air bagi Kesehatan

Cara menghilangkan bau badan

Cara menurunkan berat badan



sumber : Cara Menghilangkan Lemak di Perut

0 comments:

Post a Comment